Berita Viral : Foto Siswa SDN 018 Upacara di Tengah Banjir, Hingga Dihujani Ribuan Komentar



Upacara bendera teratur tiap-tiap hari Senin memanglah dikerjakan oleh siswa dari SD sampai SMA, tidak ketinggal juga pada hari-hari khusus seperti Kemerdekaan Indonesia, Kesaktian Pancasila dan sebagainya. Ada yang miliki pengalaman unik tdk sekitar upacara bendera ini pada saat masihlah sekolah dahulu?


Upacara ditujukan bisa memupuk jiwa nasionalisme. Nah, untuk anda yang pernah melarikan diri waktu upacara, pantas malu nih. Lebih-lebih bila lihat hal semacam ini.

Anak-anak Sekolah Basic (SD) ini tetaplah lakukan upacara walau dalam kondisi banjir. Hal semacam ini tampak dari satu poto upacara bendera di lokasi perbatasan. Photo ini tengah mengegerkan social media. Foto tersebut diambil di kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Dalam photo itu, beberapa siswa SDN 018 tengah melakukan upacara bendera di halaman sekolah yang terendam banjir sampai setinggi lutut, seperti ditulis dari Kompas. com.

 " Upacara bendera di SDN 018 Labin Kecamatan Sembakung, mengagumkan jiwa nasionalismemu nak, " catat yang memiliki akun Jahari Po.

Photo ini masuk dalam public kelompok Facebook dengan nama Diskusi KALTARA. Diangkat pada 30 September 2016 jam 10. 34 WITA. Sampai berita ini di buat kian lebih delapan ribu netizen. Tidak cuma itu photo viral ini dapat sudah disenangi oleh kian lebih 3, 8 ribu netizen.

Bermacam komentar menghujani penggambaran orang-orang perbatasan ini. Pro serta kontra pastinya, bergantung kita lihat dari sisi mana.

 " Lau dikota pemerintah dah ksih libur tu bung Jahari Po, kasian sekali memanglah n begitu miris banget, cuma lantaran mengandalkan nasinalisme serta kecintaan pada NKRI, " catat account Facebook Robert Atim.

Komentar Robert Atim inipun segera dijawab oleh yang memiliki account yang mengunggah photo itu.

 " Inilh resikonya jadi negara kesatuan bung, bila kembali lagi maksud bangsa ini mensejahterah rakyat, mencerdaskan kehidupan berbangsa dst.... mungkin saja tdk seperti ini ditambah lagi beberapa elit yg repot mencari nafkah untuk menghidupi istri suami serta anaknya di atas penderitaan org lain, ngeri2 enak bung Robert Atim bila kita ikuti perubahan politik ni heheheh, " catat Jahari Po.

Lepas dari kontroversi tesebut, ada pula netizen yang memberi pujian pada semangat adik-adik ini.

 " Sungguh mengagumkan semangat adik2 ini.. serta d mn kah beberapa petinggi nya ini.. knp ini hingga berlangsung.., " catat Edy Azril.

 " Menakjubkan.... rasa nasionalisme yg sanggat mengelora... NKRI HARGA MATI, " komentar Muhammad Hasyim.

Info selanjutnya, Kompas menuliskan kalau Kepala Unit Pelaksana Tehnis Dinas Pendidikan Kecamatan Sembakung Jamal mengakui sekolah SD 018 Labion memanglah ada di daerah gunakan surut serta kerap tergenang.

Tetapi, dia menyanggah siswa sudah melakukan upacara di dalam kondisi banjir. Menurutnya, upacara Hari Kesaktian Pancasila yang dikerjakan hari Sabtu dikerjakan di lapangan yang tidak tergenang air.

Bahkan juga ada panggung yang disediakan pihak sekolah.

 " Itu bukanlah upacara hari ini. Itu lima bln. selanjutnya. Pak RT yang suruh, buat minta pemberian ke perusahaan, " katanya, Sabtu (1/10/2016).

Jamal memberikan, upacara didalam photo yang diupload Jahari Po dikerjakan di lapangan voli yang memanglah kerap tergenang air.

Diakuinya bakal mencari tahu maksud serta maksud dari diunggahnya poto itu.

 " Yang pasti kami upacara ada tempatnya, itu kan lapangan voli itu yang tergenang, bukanlah pernah upacara di situ, " katanya.

Sampai Sabtu malam, Jahari Po sebagai pengunggah photo itu belum dapat dihubungi.

Tetapi, lepas dari pro-kontra ini, semangat anak-anak SD untuk lakukan upacara bendera ditenggah banjir pantas beroleh animo. Salut buat kalian generasi penerus bangsa yang bangga bakal NKRI kita.



sumber : http://www.kesehatan69.com/2016/10/viral-di-medsos-foto-siswa-sdn-018.html
Berita Viral : Foto Siswa SDN 018 Upacara di Tengah Banjir, Hingga Dihujani Ribuan Komentar Berita Viral : Foto Siswa SDN 018 Upacara di Tengah Banjir, Hingga Dihujani Ribuan Komentar Reviewed by Unknown on 04.19 Rating: 5